Studi Safety Plan dan Optimasi Waktu Evakuasi Kapal Ferry Ro-ro di Rute Jangkar – Kalianget – Kangean

Authors

  • Rosida Putri Sahara Teknik Konstruksi Perkapalan, Universitas Jember
  • Ahmad Yasim Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie
  • Pratama Yuli Arianto Teknik Konstruksi Perkapalan, Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.54324/j.mtl.v13i1.1886

Keywords:

kapal penyeberangan, keselamatan, evakuasi, optimasi waktu, simplified analysis

Abstract

Sistem transportasi laut tentu tidak pernah lepas dari bahaya yang mengancam. Menurut data yang didapatkan dari kecelakaan dan investigasi transportasi laut KNKT, terdapat lebih dari 25 kasus kecelakaan kapal dalam rentang tahun 2017 – 2021. Oleh karena itu, penekanan tingkat korban jiwa maupun luka-luka akibat kecelakaan kapal perlu dilakukan. Salah satu upaya untuk menekan hal tersebut ialah dengan memberikan penilaian terkait perlengkapan keselamatan yang tersedia di kapal serta analisis dan optimasi waktu evakuasi penumpang. Metode penelitian yang digunakan adalah assessment langsung terhadap perlengkapan keselamatan di kapal mengikuti aturan PERDIRJEN KP.988/AP.402/DRDJ/2021, kemudian untuk menganalisis waktu evakuasi digunakan metode simplified evacuation analysis mengikuti petunjuk yang tercantum pada IMO MSC.1/Circ. 1533. Objek penelitian yang digunakan ialah salah satu kapal yang melayani rute pelayaran Jangkar – Kalianget – Kangean yaitu KMP. Munggiyango Hulalo. Analisis waktu evakuasi dilakukan 3 variasi desain di luar kondisi existing. Waktu evakuasi penumpang pada kondisi existing adalah sebesar 61,41 menit (night) dan 46,36 menit (day). Hasil tersebut pada skenario malam melebihi dari performa standar yang telah ditetapkan oleh IMO yaitu maksimal 60 menit. Rekomendasi jalur evakuasi yang memiliki waktu paling optimal adalah variasi 3 dengan waktu evakuasi sebesar 40,99 (night) dan 32,16 (day).

References

ASDP. (2020). Layani Rute Jangkar-Kalianget-Kangean, ASDP Siap Operasikan KMP Munggiyango Hulalo. Publikasi & Media ASDP Indonesia Ferry.

Chayati, N., Asmara, I. P. S., & Rachmat, A. N. (2018). Perancangan Safety and Fire Control Plan Serta Sistem Evakuasi Pada Kapal Perintis 1200. Proceeding 2nd Conference on Safety Engineering and Its Application, 315–318.

Dirjenhubla. (2017). 187 ORANG PENUMPANG KM. MUTIARA SENTOSA 1 TELAH DIEVAKUASI 20/05/2017. Berita Kementerian Perhubungan RI.

Hadi, N. (2017). Studi Analysis Waktu Evakuasi Pada Kapal Penumpang Ferry Ro-ro 5000 GT Jalur Pelayaran Merak – Bakauheni. Jurnal Penelitian Enjineering, 21(1), 1–10. https://doi.org/10.25042/jpe.052017.01

KNKT. (2021). Final Accident Investigation Report.

Kurniadi, M. I., Yasim, A., & Widityo, R. P. G. (2024). ANALISIS KINERJA PROYEK REPARASI DENGAN METODE EARNED VALUE ANALYSIS DI PT XYZ. INOVTEK POLBENG, 14(1), 41-49.

Kusnadi, R. F., Widityo, P. G., Yasim, A., & Ali, B. (2023). ANALYSIS OF THE EFFECT OF BILGE KEEL ON THE ROLLING MOTION OF RO-RO FERRY SHIP USING THE STRIP-THEORY METHOD. ROTOR, 16(1), 15–20.

MSC/Circ.1238. (2016). Guidelines for evacuation analysis. International Maritime Organization, 1–56.

MSC/Circ.1533. (2016). Revised Guidelines for Evacuation Analysis for New and Existing Passenger Ships. International Maritime Organization, 44(June), 1–44.

Mutholib, A. (2019). Kajian Fasilitas Keselamatan Kapal Pada Lintas Penyebrangan 35 Ilir - Muntok. Warta Penelitian Perhubungan, 25(2), 140. https://doi.org/10.25104/warlit.v25i2.715

Nugraha, A., & Hardianto, D. (2019). Desain Fire and Safety Plan untuk Kapal Ro-Ro (Studi Kasus Kapal KMP. SMS Swakarya). Seminar Nasional Kelautan XIV ”Implementasi Hasil Riset Sumber Daya Laut Dan Pesisir Dalam Peningkatan Daya Saing Indonesia”, 117–126.

Nurmawati, A. (2015). Penilaian Risiko Tubrukan Kapal di Sekitar Buoy 12 Perairan Selat Madura Melalui Proses Formal Safety Assessment (FSA). 93.

Perdirjenhubdat KP. (2021). PERDIRJEN KP No. 988 Tentang Kapal Angkutan Penyebrangan. Kementerian Perhubungan RI.

SOLAS. (2009). Safety of Life at Sea Consolidated (4th ed.). International Maritime Organization (IMO).

UU RI No. 17. (2008). UU tentang Pelayaran. Undang-Undang Republik Indonesia, 61–64.

Van Dokkum, K. (2003). Ship Knowledge : A Modern Encyclopedia. In Dokmar (p. 340). www.dokmar.com

Yasim, A. (2023). ANALISIS PROSES SANDBLASTING DAN PAINTING PADA LAMBUNG KAPAL TK. BERKAT 12 DI PT. ADILUHUNG SARANASEGARA INDONESIA. INOVTEK POLBENG, 13(2), 171-178.

Yasim, A., Wibowo, R. K. K., & Priohutomo, K. (2021). Kajian Sinkronisasi Mesin Utama dan Propeller Pada Kapal Perikanan Pasca Reparasi (Studi Kasus Km. Nelayan 2017-572). Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim, 15(1), 11–20.

Published

2026-03-14

Issue

Section

Articles