KAJIAN KETERLAMBATAN KEDATANGAN KERETA API PENUMPANG TERHADAP KINERJA OPERASI DAERAH OPERASI 1 JAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.54324/j.mbtl.v4i1.860Keywords:
delay arrival, railway, operational performanceAbstract
The purpose of the research is to analyze the effect of the delay arrival of railway to the operational performance of the first regional in Jakarta. To solve the problem, the research used some methods; unstructured data collecting, library research, and companies’ data. While for the data analysis used simple linear regression, basic counting of railway delay arrival and operational performance. The results show that there is an effect of the railway delay arrival (X) as 38.44 to the operational performance of the first regional (Y) with the interpretation of coefficient correlation as 0.62. The results mean that the effect is strong enough.References
(Kemenhub RI) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2014 Peraturan Menteri Perhubungan No 9 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penetapan Jaringan Pelayanan dan Lalu lintas Pelayanan Pemerintah : Jakarta Kemenhub RI.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 9 tahun 2014 tentang Tata Cara Penetapan Jaringan Pelayanan dan Lintas Pelayanan Pereretaapian.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Untuk Angkutan Orang Dengan Kereta Api.
Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2005 tentang Sistem Transportasi Nasional (Sistranas).
Sugiyono; 2012 “Memahami Penelitian Kualitatif”, Bandung, 2012: Alfabeta
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cetakan Ke-22. Bandung: Alfabeta.
Salim, A. 2008. Manajemen Transportasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Undang – Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2007 Tentang Perkeretaapian.
(DPR RI) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia 2009. Undang-undang No.22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Jakarta :tentang UU No.23 angkutan perkotaan.

